Showing posts with label INFO TEKNO. Show all posts
Kamu mau beli laptop? mau ngincer laptop dengan spek diatas rata-rata, tapi budget gak cukup.
Permasalahan seperti inilah kerap dikeluhkan bagi sebagian orang dengan budget terbatas, tak ayal keadaan sepeti ini membuat calon pembeli kebingungan untuk menentukan pilihannya, laptop bekaslah jadi sasarannya.
Taukah kamu, memilih laptop bekas sebenarnya gampang-gampang susah, gampangnya kalo ketemu yang masih bagus harga murah, susahnya kalo ketemu barang masih mulus penjualnya bilang masih bagus. Gak salah sih penjual merayu pembeli dengan kata-kata masih baguslah, masih okelah, padahal ya emang gitu kenyataannya..heee.
Hualah,,,,daripada ribut gak karu-karuan, mendingan kamu baca dulu tips berikut ini. Tips ini bagi yang ingin membeli sendiri ya atau gak didampingi orang yang ahli dibidang komputer.
1. Cek kondisi luarnya. Dilihat apa masih baguskah??? Diraba apa masih muluskah??? Tapi, mulus belum bisa jadi patokan, karna pemakaian sehari-hari bisa jadi 95% kondisi kemulusannya.
2. Lihat belakang casingnya apa segelnya sudah rusak atau belum, jika sudah rusak berarti sudah pernah dibongkar, tanyakan ke penjual apa penyebabnya pernah dibongkar.
3. Gunakan aplikasi cristaldiskinfo untuk cek kondisi hardisk, info hardisk, kalau laptop yang akan kamu beli menggunakan hardisk dari toshiba mendingan cari laptop yang lain atau kalo kamu tetep pilih laptop yang itu, diskusikan dengan penjualnya apa bisa ditukar dengan hardisk yang lain saja, itu kalo kamu beli ditoko komputer lho ya,,,, kalo dengan orang pribadi ya mending pilih yang lain saja deh.
4. Cek prosesor, entah INTEL atau AMD usahakan jangan sampai ketinggalan terlalu jauh, minimal 5 tahun terakhirlah, karna makin tahun aplikasi semakin membutuhkan spek yang modern.
5. Cek kondisi layar, apakah mulus tanpa dead pixel apa dead pixel dimana-mana. Tapi, saya rasa kondisi ini sepertinya jarang terjadi, walaupun gak ada salahnya mengantisipasi hal tersebut.
6. Cek secara keseluruhan. Dari, keyboard, usb, dvd rom kalo ada, kamera, pokoknya cek semuanyalah, seharian kalo perlu dan itupun kalo boleh,,,huaahaa.
Karna aku dulu pernah juga merasakan beli laptop bekas, kayaknya sih bagus. Tapi, setelah nyampe rumah, layarnya kedip-kediplah, untung dapat garansi, walaupun cuma seminggu, trus besoknya aku komplain tentang layar tersebut, penjual bilang cuma masalah windowsnya aja, instal ulang beres itu, katanya yaaa. Udah diinstal ulang kayaknya sih bagus pas ditokonya, pas dibawa pulang lagi, wueleh, kumat lagi. terpaksa deh balik lagi, bukannya deket tempatnya tu, kalo deket mah enak, lha ini, setengah hari cuma dapet PP.
Besoknya aku komplain lagi, dan bilang "mas, laptopnya aku balikin aja deh, capek mas bolak-balik trus, kata mas masih bagus"
trus penjualnya bilang "waduh mas, bisa dibalikin gitu aja mas. Tapi gini aja, kita coba perbaiki, kalo emang gak bisa baru kita ganti laptop yang laen atau kita ganti duit aja"
aku bilangnya sih ganti laptop yang laen aja. Pikirku, yaaaaa, baru belom sehari make udah nasuk ICU, nasib....nasib beli laptop bekas.
Jarak seminggu penjualnya nelpon, "mas, laptopnya kayaknya lama servicenya, gimana kita ganti aja sama laptop yang lain dengan spek yang sama dengan yang dulu". Aku bilang iya.
Trus diganti deh dengan laptop yang lain, setelah dicek-cek tampilannya kayaknya oke sih, tapi gak aku cek kondisi hardisknya, aku cuma ngecek bagian luarnya aja, mulus tanpa segel terbuka alias kinclongggg.
Baru make sehari hardisknya langsung gak kedeteck di bios, aku komplain lagi, padahal kata penjual hardisknya baru diganti. Setelah nyampe tempatnya, di bongkar deh tu hardisk dan ternyata hardisk toshibanya gak kedeteck dilaptop manapun, akhirnya diganti sama hardisk WD dan selesailah sudah perjalananku menempuh kerasnya pencarianku selama ini dan semoga laptop ini gak ada lagi masalah, amin ya robbal allamin. Malah curhat ya, tapi ya itulah pelajaran yang bisa aku ambil dan aku bagikan dengan anda semua. Semoga kamu tidak mengalaminya seperti yang aku alami.
Permasalahan seperti inilah kerap dikeluhkan bagi sebagian orang dengan budget terbatas, tak ayal keadaan sepeti ini membuat calon pembeli kebingungan untuk menentukan pilihannya, laptop bekaslah jadi sasarannya.
Taukah kamu, memilih laptop bekas sebenarnya gampang-gampang susah, gampangnya kalo ketemu yang masih bagus harga murah, susahnya kalo ketemu barang masih mulus penjualnya bilang masih bagus. Gak salah sih penjual merayu pembeli dengan kata-kata masih baguslah, masih okelah, padahal ya emang gitu kenyataannya..heee.
Hualah,,,,daripada ribut gak karu-karuan, mendingan kamu baca dulu tips berikut ini. Tips ini bagi yang ingin membeli sendiri ya atau gak didampingi orang yang ahli dibidang komputer.
1. Cek kondisi luarnya. Dilihat apa masih baguskah??? Diraba apa masih muluskah??? Tapi, mulus belum bisa jadi patokan, karna pemakaian sehari-hari bisa jadi 95% kondisi kemulusannya.
2. Lihat belakang casingnya apa segelnya sudah rusak atau belum, jika sudah rusak berarti sudah pernah dibongkar, tanyakan ke penjual apa penyebabnya pernah dibongkar.
3. Gunakan aplikasi cristaldiskinfo untuk cek kondisi hardisk, info hardisk, kalau laptop yang akan kamu beli menggunakan hardisk dari toshiba mendingan cari laptop yang lain atau kalo kamu tetep pilih laptop yang itu, diskusikan dengan penjualnya apa bisa ditukar dengan hardisk yang lain saja, itu kalo kamu beli ditoko komputer lho ya,,,, kalo dengan orang pribadi ya mending pilih yang lain saja deh.
4. Cek prosesor, entah INTEL atau AMD usahakan jangan sampai ketinggalan terlalu jauh, minimal 5 tahun terakhirlah, karna makin tahun aplikasi semakin membutuhkan spek yang modern.
5. Cek kondisi layar, apakah mulus tanpa dead pixel apa dead pixel dimana-mana. Tapi, saya rasa kondisi ini sepertinya jarang terjadi, walaupun gak ada salahnya mengantisipasi hal tersebut.
6. Cek secara keseluruhan. Dari, keyboard, usb, dvd rom kalo ada, kamera, pokoknya cek semuanyalah, seharian kalo perlu dan itupun kalo boleh,,,huaahaa.
Karna aku dulu pernah juga merasakan beli laptop bekas, kayaknya sih bagus. Tapi, setelah nyampe rumah, layarnya kedip-kediplah, untung dapat garansi, walaupun cuma seminggu, trus besoknya aku komplain tentang layar tersebut, penjual bilang cuma masalah windowsnya aja, instal ulang beres itu, katanya yaaa. Udah diinstal ulang kayaknya sih bagus pas ditokonya, pas dibawa pulang lagi, wueleh, kumat lagi. terpaksa deh balik lagi, bukannya deket tempatnya tu, kalo deket mah enak, lha ini, setengah hari cuma dapet PP.
Besoknya aku komplain lagi, dan bilang "mas, laptopnya aku balikin aja deh, capek mas bolak-balik trus, kata mas masih bagus"
trus penjualnya bilang "waduh mas, bisa dibalikin gitu aja mas. Tapi gini aja, kita coba perbaiki, kalo emang gak bisa baru kita ganti laptop yang laen atau kita ganti duit aja"
aku bilangnya sih ganti laptop yang laen aja. Pikirku, yaaaaa, baru belom sehari make udah nasuk ICU, nasib....nasib beli laptop bekas.
Jarak seminggu penjualnya nelpon, "mas, laptopnya kayaknya lama servicenya, gimana kita ganti aja sama laptop yang lain dengan spek yang sama dengan yang dulu". Aku bilang iya.
Trus diganti deh dengan laptop yang lain, setelah dicek-cek tampilannya kayaknya oke sih, tapi gak aku cek kondisi hardisknya, aku cuma ngecek bagian luarnya aja, mulus tanpa segel terbuka alias kinclongggg.
Baru make sehari hardisknya langsung gak kedeteck di bios, aku komplain lagi, padahal kata penjual hardisknya baru diganti. Setelah nyampe tempatnya, di bongkar deh tu hardisk dan ternyata hardisk toshibanya gak kedeteck dilaptop manapun, akhirnya diganti sama hardisk WD dan selesailah sudah perjalananku menempuh kerasnya pencarianku selama ini dan semoga laptop ini gak ada lagi masalah, amin ya robbal allamin. Malah curhat ya, tapi ya itulah pelajaran yang bisa aku ambil dan aku bagikan dengan anda semua. Semoga kamu tidak mengalaminya seperti yang aku alami.
Mau beli laptop bekas? Baca ini dulu. Cara memilih laptop bekas 2015
Modem sekarang dianggap barang tidak fungsianable, perannya cukup terhimpit dengan keberadaan smartphone. Bagaimana tidak, sekarang smartphone bagaikan media elektronik yang portable, bebas dibawa kemana saja, apapun ada.
Smartphone sekarang bisa menggantikan peran modem untuk menjelajah dunia internet, karna fitur-fiturnya yaaa sebagian besar dimiliki modem. Sebut saja
1. wifi hotspot
fitur ini sepertinya fitur default smatphone jaman sekarang, kamu cukup bermodalkan kuota gak usah banyak-banyak, 10MB aja, kalo banyak-banyak bisa tekor kamu, udah bisa berbagi internet kepada pengguna gadget laen, kecepatan yang bisa dihasilkan tergantung provider, lokasi dan smartphonenya sendiri.
2. USB Tethering
Fitur ini sama seperti diatas, tapi fitur ini hanya bisa berbagi kepada 1 orang saja, fungsinya sama seperti modem, kecepatannya setara smartphone yang dipakai.
3. Bluetooth Tethering
Yang terakhir ini kecepatannya paling lambat diantara dua fitur diatas, tapi tetep bisa untuk browsing-browsing kok, jadi woles bro.
Yaa kan, semua fitur modem sudah ada di smatphone, tinggal pengaturan sana sini udah deh beres. Tapi, dari semua itu ada ada yang tak bisa digantikan oleh smartphone dari modem, yaitu KECEPATAN. Masalah KECEPATAN jadi saingan utama smartphone. Saya sudah melakukan penelitian terhadap masalah KECEPATAN tersebut, mungkin hasil penelitian saya bisa salah bisa benar, itu hanya kamu semua yang bisa menilainya.
Kemungkinannya adalah - smartphone jaringannya dibagi atas telepon, sms dan data. Jadi, pembagiannya menurutku kurang optimal. Berbeda dengan modem yang hanya terpusat untuk data saja, fitur sms dan telpon di modempun sebenarnya ada juga, tapi menurutku hanya pelengkap saja.



